Batu Belimbing di Singkawang Ramai Wisatawan Lokal !!!


batu belimbing wisata singkawang

Perubahan Dulu dan Sekarang di Batu Belimbing Singkawang

Batu Belimbing Singkawang dulunya merupakan objek wisata yang tidak ter urus dengan kondisi hutan di mana-mana, Batu Belimbing ini terletak di Gang Batu Belimbing, Kelurahan Nyarumkop Singkawang Timur. 
Dulu ketika masuk ke lokasi ini saja kita yang tidak terbiasa bisa merasakan rasa yang aneh-aneh karena lokasinya yang banyak ditumbuhi pepohonan yang lebat dan suasana yang sejuk namun kini lain cerita, Batu Belimbing berubah derastis menjadi lokasi yang terbuka dengan banyak lubang-lubang penggalian oleh pemilik tanah. 
Sewaktu aku pergi ke sini lagi, sudah sangat ramai yang berkunjung dan banyak anak-anak sekitar yang mandi disini. Untuk akses ke dalam lokasi ini juga sangat mudah karena sudah ada plang nama di tepi jalan sebagai penunjuk kita untuk ke batu belimbing serta melewati jalan gang di sekitar perumahan warga.
batu belimbing wisata singkawang

Memang sangat berubah setelah lokasi di batu belimbing ini diolah, dari tingkat pengunjung yang mengunjungi juga semakin banyak serta menjadikan suasananya baru di lokasi objek wisata ini. Sewaktu aku pergi ke sini itu belum ada orang berjualan atau bangunan yang di olah karena masih dalam proses. Mungkin sekarang lokasi ini semakin bagus dari sebelumnya.

Berhembus kabar di daerah ini banyak cerita mistis (percaya atu tidak) dari pengunjung maupun orang sekitar bahwa batu ini ada yang menjaganya/meninggalinya, Jadi bagi kalian sopan-sopan ya kalau di setiap tempat yang kalian kunjungi  karena kita tidak mengetahui yang tidak dapat terlihat :) . Untuk yang tidak pandai berenang jangan coba-coba untuk berenang di sini karena sudah banyak kejadian anak-anak yang tenggelam mandi di sini dan sebaiknya jangan mandi di sini baik yang jago berenang atau yang tidak pandai berenang.

Jika kalian sudah selesai menjelajahi lokasi batu belimbing ini kalian dapat mengunjungi objek wisata terdekat dari lokasi ini seperti Waduk Pajintan dan Taman Cinta Pajintan.

Batu Belimbing singkawang timur

Semoga sedikit informasi wisata ini menjadikan referensi pilihan kalian untuk berwisata ke singkawang. Salam wisata & salam blogger :)

Pusat Keramaian di Desa Pulau Lemukutan

Melanau Timur Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang

Melanau Timur merupakan salah satu kampung yang ada di Desa Pulau Lemukutan kecamatan Sungai Raya Kepulauan. Kampung ini berada tepat tengah-tengah di timur Pulau Lemukutan. Selain Kampung Melanau timur, ada kampung lain yang berada di tengah pulau lemukutan, kampung itu adalah Melanau Barat yang berada di sebelah barat pulau lemukutan. Namun sekarang aku hanya membahas Pusat keramaian saja yaitu di kampung melanau timur.

Sebelum lebih jauh aku membahas tentang kampung ini, terlebih dahulu aku memberitahu beberapa kampung yang ada di Desa Pulau Lemukutan diantaranya Melanau Timur ( Karang Timur ), Melanau Barat ( Karang Barat ), Temiang , Teluk Cina , Pelembang , Teluk Surau , Air Tiris , Tanjung Panjang, Merohom ( Tanjung Merohom ), Teluk Besar, Bungoran , dan Porok

Disini Melanau Timur menjadi pusat dari perekonomian maupun tempat kegiatan desa dan sekolah anak-anak yang ada di pulau. Melanau Timur selain permukiman penduduk juga terdapat Puskesmas, Sekolahan, PLN, Masjid dan Kantor Desa. Hal inilah menjadikan Melanau Timur menjadi Pusat Keramaian, selain letaknya yang tepat di tengah pulau.

Selain itu di melanau juga terdapat Dermaga Beton cukup besar untuk Kapal Motor berlabuh serta Dermaga Kecil (Steher) untuk Nelayan setempat.


Melanau Timur Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang

Banyak orang yang bingung ke pulau lemukutan mau pergi ke daerah kampung yang mana, nah disinilah aku memberi saran kepada kalian sebelum menyexplore kampung lainnya utamakan kalian ke Melanau Timur. Di Melanau Timur juga terdapat pasir putih untuk kalian yang suka dengan daerah pantai pasir namun tidak begitu luas seperti Pasir Panjang di Singkawang Atau di Pasir Panjang Pulau Temajo.

Setidaknya setiap daerah menyuguhkan keunikan kampungnya masing-masing. Dari Melanau Timur saja kalau kalian menginap 2-3 malam, kalian bisa mengexplore setiap kampung dengan jalan kaki atau menggunakan sepeda motor yang bisa di sewa kepada masyarakat sekitar.

Untuk ketersediaan Toko atau Warung di Melanau Timur ini sangat cukup, hampir semua kebutuhan pokok ada di jual di setiap toko, jadi jangan takut tidak makan ya kalau ke pulau lemukutan :D.

Melanau Timur Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang

Penginapan di Melanau Timur juga lengkap dari harga 50 rb - 500 rb juga ada, tergantung kalian mau pilih harga yang berapa. Rata-rata penginapan di Pulau Lemukutan berkonsepkan Homestay jadi tidak terlalu besar ya. Banyak juga rumah-rumah warga yang di jadikan penginapan. Banyak-banyak lah bertanya ke warga sampai mendapatkan penginapan yang sesuai dengan keuangan kalian.

Untuk yang ingin memasang Tenda kalian juga bisa memasang di sekitar pantai yang berpasir karena lokasi di melanau timur cukup luas, mohon di perhatikan untuk mendirikan tenda jangan di tempat yang banyak pohon kelapa agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan, jadi bijak-bijak memilih tempat :).

Bagi kalian yang ingin menghemat pengeluaran sewaktu ke pulau lemukutan tepatnya Melanau Timur kalian bisa menghubungi aku untuk soal penginapan. Harga yang aku tawarkan untuk menginap 1 malamnya mulai 50 rb / orang. Max bisa menampung 25 orang. Disini jika kalian sendiri saja bisa sewa kamar ya tidak harus ramai-ramai. Sangat di sarankan untuk mahasiswa atau anak sekolahan. No HP : 089693211548 .

Berikut ini Foto-Foto di melanau Timur :

Melanau Timur Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang

Melanau Timur Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang

Melanau Timur Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang


Daftar Kegiatan Kulminasi Matahari 2019 di Kota Pontianak

kegiatan acara kulminasi matahari di kota pontianak 2019
Sumber foto : google.com
Kulminasi Matahari merupakan fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa, Pada saat itu posisi matahari akan tepat di atas kepala kita sehinga semua bayangan benda-benda yang ada di permukaan bumi ini akan menghilang. Pada saat itulah bayangan menghilang  untuk beberapa detik di sekitaran tugu khatulistiwa ini.

Acara kulminasi matahari ini terjadi setahun 2 kali, pertama itu pada tangga 21-23 Maret dan 21-23 September. Setiap tahunnya Pemkot Pontianak mengadakan acara Kulminasi Matahari ini dan menjadikannya sebagai agenda tahunan.

Pemerintah mengajak semua pihak untuk berkolaborasi bersama-sama dalam menyukseskan acara ini seperti poster gambar di atas yang mana dari banyak berbagai komunitas ikut serta untuk mensukseskan acara ini.

Setiap tahun Acara Kulminasi Matahari selalu menarik wisatawan dalam maupun luar kota untuk melihat langsung momen langka ini. Tidak jarang wisatawan luar negri juga banyak yang berdatangan untuk melihat acara ini.

Seperti yang sudah kita ketahui dalam acara ini yang selalu ramai di kunjungi setiap tahunnya, maka di tahun 2019 pemerintah memeriahkannya dengan beragam
kegiatan diantaranya :

1. Tanggal 19 Maret 2019
- Dance parade
- Flash Mob
- Fashion Show
2. Tanggal 21 Maret 2019
- Pembukaan
- Mendirikan Telur Massal
- Makan Bersama
- Besaprah Ala Kulminasi
3. Tanggal 22 Maret 2019
- Lomba Masak Marathon Mie Sagu
- Makan Mie Sagu Massal Sambil Bersedekah
4. Tanggal 23 Maret 2019
- Pelantikan Kreasi
- Mendongeng
- Lipatan Hantaran Pengantin
- Festival Kopi Pancong
- Ekspresi Komunitas

Untuk jadwal kegiatan di bulan September belum ada, tunggu saja jika sudah masuk bulan september :). Sukses untuk acara Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa kecamatan Pontianak utara

Logo Terbaru Blog Arigamcoy v2

logo arigamcoy v2 fix

Sudah lama sebenarnya aku ingin mengganti logo dari blog ini, dari mulai logo hingga header blog. Kini fix logo sudah aku ganti dari versi pertama LOGO v1  ke logo yang sekarang sudah terpasang di blog ini serta fanspage fb arigamcoy . jika ada perubahan lagi itu tidak akan banyak berubahnya, hanya mempercantik sedikit tampilan logo atau di buat berdimensi. Mungkin itu saja yang kedepannya berubah. Semoga saja tidak berubah dan slalu menggunakan logo ini sehingga dikenal banyak orang.

Aku sangat berharap pembaca di blog ini menyukai versi terbaru dari sebelumnya logo yang aku gunakan dan dapat mengingat kalau logo seperti di atas itu berarti dari ARIGAMCOY.

Aku tidak tau jika ada logo yang sama atau mirip seperti logo aku, tapi logo aku ini di buat berdasarkan inisial dari huruf depan " A " dan " AG " dari logo v1. Serta referensi logo-logo yang ada di google yang berinisialkan " A " jadi terbentuklah desain logo ini dengan style apa adanya :). 

Kalau kalian ada masukkan untuk memperbaiki atau membantu memperbagus logo aku ini. Aku sangat berterima kasih, silakan kalian komen saja di bawah artikel ini.

HUT PGRI Se-Kabupaten Bengkayang di Perbatasan Jagoi Babang

perbatasan jagoi babang indonesia dengan serikin malaysia
Pos Terpadu Lintas Batas RI-Malaysia di Jagoi Babang Bengkayang
Jagoi Babang merupakan pos perbatasan yang berbatasan dengan Serikin Malaysia. Meski pos ini tidak begitu besar tapi penjagaannya cukup ketat.

Aku berkunjung ke Jagoi Babang ini dalam Rangka HUT PGRI Se-Kabupaten Bengkayang, dimana orang tua aku salah satu pegawai negri sipil jadi aku ikut dan mumpung bersama orang tua kan :).

Subuh-subuh sehabis shalat subuh kami sudah berangkat dari pontinak menuju bengkayang, sampai di bengkayang kota sekitar jam 9 an siang. Di bengkayang kota kami istirahat sebentar sembari menunggu teman bapak aku yang lewat pas kami istirahat. Ternyata tidak ada yang ketemu cuma guru lain dari sekolah lain.

Kami lanjutkan perjalanan , tidak lama di perjalanan kami di hadapkan hujan deras yang membuat kami singgah berteduh di toko tepi jalan raya bengkayang. Setelah sedikit reda hujannya kami mencoba melanjutkan perjalanan dan ketemu teman bapak aku yang sendirian bermotor kemudian kami ajak untuk bersama-sama dan kami pun lanjutkan perjalanan.

Sewaktu di jalan serta waktu pun menunjukkan shalat zuhur, kami berhenti di Masjid Sanggau Ledo dan di situ ternyata banyak teman bapak yang pada mau shalat zuhur juga. Selesai shalat, ada yang pakai mobil iring-iringan dengan mobil dan yang pakai sepeda motor bersama-sama gabung dengan kami iring-iringan dengan sepeda motor masing-masing.

Baca Juga : Kegiatan Aku di PLBN ARUK Sajingan Sambas

Beberapa kali kami terkena hujan di jalan, sampai sakin lamanya hujan membuat waktu yang harusnya sebelum shalat asyar sudah sampai ke lokasi ini malah sore hari baru sampai di jagoi babang tepatnya di lapangan tempat acara lomba peserta PGRI yang juga menjadi agenda HUT PGRI. Disitu meski hujan tapi sangat ramai yang datang, setelah lama istirahat dan berteduh kami melanjutkan untuk mencari tempat menginap untuk para guru. Tidak lama mencari, akhirnya ada yang menunjukkan bahwa kami menginap di salah satu sekolahan. Beruntung sekolahannya tidak jauh dari lapangan titik kumpul peserta yang ikut lomba HUT PGRI.

Bagi yang tidak mau menginap ke sekolahan, ada juga yang menginap di penginapan yang tersedia oleh masyarakat namun dengan biaya sendiri. Aku berdua dengan bapak aku tidur di sekolahan bersama guru-guru lain yang satu kecamatan. Di sekolahan itu cukup ramai, sampai ada yang tidur di luar sekolah tidak di dalam kelas. Ke esokkan harinya aku dan bapak ku bergegas pagi-pagi pergi ke perbatasan untuk sekedar melihat-lihat.

Dimulai dari melewati pos batas yang di jaga tentara indonesia, disitu juga terdapat penginapan yang tidak jauh dari pos jaga serta tidak jauh dari pos pertama terdapat markas / kompi tentara Indonesia yang terdapat tugu.
tugu perbatasan jagoi babang indonesia dengan serikin malaysia

Lanjut perjalanan tidak jauh dari markas tentara kami melewati pasar dan ketemu tugu pancasila seperti foto di atas dan menyempatkan berhenti untuk berfoto di area tugu itu.

Setelah itu kami melanjutkan ke pos terakhir, disaat perjalanan kami melihat sebuah gedung besar yang tidak di gunakan lagi serta yang aku lihat sepertinya dulu di gunakan untuk pos jaga dan kegiatan imigrasi bagi yang keluar masuk Indonesia.

Baca Juga : Wisata ke Temajuk (Indonesia) dan Telok Melano ( Malaysia )

Dari situ jalan sudah bercabang dua dan jalannya juga rusak, aku putuskan untuk mengikuti jalur yang ramai di lalui masyarakat sekitar dan benar ternyata itu jalan menuju pos terakhir. Di Pos terakhir ini terdapat tugu kecil dan di pos ini di jaga oleh tentara Indonesia serta ada polisi malaysia juga. 
Lokasi pos ini banyak toko-toko milik warga Indonesia serta terdapat juga penginapan. Kami hanya sampai pos ini karena di seberangnya itu malaysia, untuk ke sana kami butuh surat-surat. Setelah itu kami putuskan kembali ke tempat acara HUT PGRI, disana bapak aku melanjutkan kegiatan upacara sebelum acara di mulai kami sudah sampai di lokasi. Sehabis upacara kami pun pulang ke pontianak dengan selamat.

Berikut ini aku lampirkan foto ketika aku pergi ke Jagoi Babang :

Tugu Garuda Pancasila di Jagoi Babang Bengkayang
ini foto aku :D 

Tugu Garuda Pancasila di Jagoi Babang Bengkayang
ini foto Bapak aku ;)
Jembata di Jagoi babang
Foto jembatan di jagoi babang yang kecil hanya muat 1 mobil


Mangrove Park dekat Menara Suar Tanjung Intan Sungai Kupah

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya
Menara Suar yang ada di Tanjung Intan desa Sungai Kupah Kubu Raya.
Menara Suar Tanjung Intan begitulah namanya di kenal di masyarakat, Menara ini terletak di Desa Sungai Kupah, Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Selain Menara Suar, terdapat juga Mangrove Park yang berada di samping menara ini.

Pertama kali aku pergi ke Menara Suar ini pada tahun 2017, sudah lama juga ya !!. Sekarang sudah banyak perubahan dari informasi yang aku ketahui di media sosial.

Sudah banyak spot foto yang sudah di sediakan di mangrove ini, sangat jauh berbeda di tahun 2017 lalu di waktu aku berkunjung yang mana masih sangat tidak ada spot fotonya, melainkan hanya jalan akses di mangrove serta foto pemandangan alam di kala sunset datang.

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Tidak berbeda dengan Kawasan Equator Park yang ada di Desa Jeruju Besar, selain pohon Mangrove juga banyak pohon Nipah. Jembatan atau jalan di mangrove nya juga tidak terlalu jauh, mungkin kedepannya jika lebih di olah lagi akan lebih ramai mengunjunginya.

Bagi kalian yang tidak mau jauh ke mangrove yang ada di mempawah seperti Cinta Mangrove Park, Mangrove Park Desa Pasir atau ke Mangrove Polaria Tanjung Pagar Desa Mendalok, jelas itu pasti jauh dan butuh persiapan. Mending kalian ke mangrove park desa sungai kupah ini, selain jarak yang tidak terlalu jauh dan dekat dengan kota pontianak, kalian juga akan melihat menara suar disini.


Tidak mudah memang untuk ke Mangrove yang ada menara suar nya ini, memang dekat jika dari kota pontianak. Kalian akan melewati pedesaan dengan jalan dengan banyak persimpangan serta jalan yang tidak begitu bagus seperti akses ke kawasan equator park di jeruju.

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Sepengalaman aku yang pernah pergi ke Mangrove ini, aku perginya melewati jalan yang tidak semestinya karena di tahun 2017 jalannya ada perbaikan jadi di tutup, mau tidak mau pilih jalan lain yang di luar perkiraan aku. Kami melewati jalan pedesaan yang hanya bisa di lalui satu sepeda motor jadi sangat kecil kan, namun itu semua adalah pengalaman aku dan temanku yang kini baru sempat aku bagikan ke kalian.

Beda cerita aku ketika pulang dari mangrove ini, ketika pulang kami lewat jalan yang bukan jalan pertama kami perginya. Jadi karena jalan yang tembus menembus dengan banyak persimpangan kami pun sempat salah arah ( sesat ), beruntung ada warga yang lewat jadi sedikit bertanya dan kami pun bisa kembali di jalan utama berkat bertanya di jalan.

Jadi buat kalian yang ingin pergi ke sini, selain mengandalkan Maps di zaman sekarang yang menjadi lebih mudah. Tidak salahnya bertanya ke warga sekitar agar lebih memahami jalur yang kalian lewati.

Rencana aku di tahun 2019 ini akan pergi ke mangrove ini untuk melihat perubahan yang sudah berlalu selama 2 tahun ini. Bagi kalian yang ingin ikut trip boleh kontak aku ya.


Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Hiburan Di Batas Negara - Festival Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Festival aruk 2018 di sajingan
Festival Aruk Sajingan,Kab.Sambas
PLBN Aruk merupakan batas negara yang menjadi wajah terdepan negara Indonesia di lihat oleh negara lain selain PLBN lainnya. Festival Aruk atau Wonderful Aruk Indonesia menjadi suatu kebanggan akan bangsa Indonesia sendiri, dimana dapat menjadi media promosi untuk daerah PLBN Aruk sendiri untuk negara tetangga seperti Malaysia agar berkunjung ke Indonesia khususnya di Aruk Sajingan.

Wondeful Aruk atau Festival Aruk ini menampilkan artis-artis ibu kota seperti Iyeth Bustami dan Fitri Carlina sebagai tamu yang di tunggu-tunggu menghibur masyakarat. Terdapat juga artis-artis dalam kota untuk meramaikan panggung hiburan di festival aruk.

Mendengar kabar bahwa ada Festival aruk di Sajingan, Kab. Sambas . Aku yang waktu itu ada di singkawang untuk beberapa hari langsung ke esokan harinya pergi ke sambas seorang diri.

Sesampai di sambas aku berhenti dan berniat mengajak teman aku yang ada di desa Sendoya, Mega namanya. Disitulah aku tidak sendirian pergi ke festival itu, bersama Mega aku pergi ke acara Wonderful ini.


Sampai di Aruk kami langsung ke perbatasannya bukan di lapangan yang ada panggung hiburannya. Ini dikarenakan aku belum pernah ke aruk jadi langsung ke lokasi perbatasannya.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Foto di atas itu merupakan Pos pemeriksaan yang ada di Indonesia untuk Keluar ke Negara Malaysia.
Disitulh aku merasa takjub dengan pembangunannya yang begitu megah. 

Dari situ aku mulai berjalan kaki menuju pos berikutnya di mana tempat aku tidak bisa lagi melewatinya yang langsung berbatasan dengan Malaysia.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Di pos seperti foto di atas itulah akhir dari langkah aku mengexplore perbatasan aruk, karena tidak boleh melewati batas itu lagi dan aku hanya foto-foto agar ada kenang-kenangan.

Habis dari sini baru aku melanjutkan ke Panggung hiburan yang ada di lapangan PLBN Aruk untuk melihat penampilan artis Iyeth Bustami.

Tidak sampai selesai acara aku putuskan untuk pulang ke Singkawang karena waktunya sudah sore juga. Takut larut malam datang ke singkawang aku langsung mengantar Mega ke Sendoyan dan aku pun pulang sendiri ke kota Singkawang.

Udah dulu cerita tenang kegiatan aku di festival aruk 2018. Mungkin kalian yang pergi juga mempunyai cerita yang berbeda-beda. Boleh komen di komentar untuk hal menarik yang kalian lakukan di Festival aruk.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Kawasan Equator Park Desa Jeruju Besar jadi Potensi Wisata Kubu Raya

Kawasan Equator Park desa Jeruju Besar kabupaten kubu raya
Pintu gerbang Kawasan Equator Park desa Jeruju Besar

Equator Park desa Jeruju Besar menjadi potensi bagus jika di olah menjadi objek wisata ekosistem ala mangrove. Dimana di lokasi Equator park ini banyak tumbuhan mangrove serta pohon nipah yang menjadi ciri khas daerah mangrove.

Selain menyajikan pemandangan hutan mangrove, di Kawasan Equator Park ini merupakan daerah yang di lewati titik kulminasi matahari selain Tugu Khatulistiwa.

Banyak hal yang dapat kita lakukan di kawasan ini selain menikmati pemandangan laut, hutan mangrove, sunset di sore hari, kita juga bisa memancing ikan disini.

Untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke sini ada baiknya mengajak teman yang sudah pernah pergi atau pergi setidaknya berdua agar tidak tersesat di jalan. Maklum jalannya selain jalan masuk daerah desa, terdapat banyak persimpangan yang akan di lewati. Agar mempermudah kalian ke lokasi equator park ini, gunakan maps di handphone kalian dan gunakan mode offline maps. Kenapa mode offline maps?, ya karena signal internet di daerah itu kurang begitu bagus.


Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya

Sore hari menjadi waktu yang pas buat kalian berkunjung ke daerah ini. Pastinya suasana matahari tenggelam menjadi moment yang kalian tunggu-tunggu untuk ber foto ria :).

Sebut saja kawasan ini mangrove desa jeruju ya karena banyak yang mengenalnya begitu. Aku ke mangrove ini tidak sendirian. Aku bersama kak Suci yang pernah berboncengan sepeda motor sewaktu trip Genpi Kubu Raya disitulah kami kenal. 

Sore hari kami berangkat ke jeruju dengan rute arah kakap, bukan lewat arah jeruju TPI. Selain aku sudah beberapa kali lewat kakap jadi aku putuskan untuk menggunakan jalur kakap dengan di bantu maps tentunya :).

Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya


Setiba di mangrove ini kami di sambut sunset yang di lindungi awan, padahal niat ke sini untuk foto-foto sunset, alhasil foto seadanya. Kami tidak berdua di mangrove ini ada beberapa pengunjung yang sudah ada di pendopo yang lagi foto-foto juga.

Berikut ini sedikit foto yang dapat aku bagikan tentang Kawasan Equator Park Desa Jeruju semoga menjadi referensi jika ingin berlibur dari kesibukkan kota namun tidak jauh dari kota :)

Kawasan wisata Equator park desa jeruju besar kubu raya

Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya

sunset di Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya

Kawasan equator park desa jeruju besar