Wisata Mangrove Beteng Batang Desa Dabong

Mangrove Desa Dabong atau Mangrove Beteng Batang Kubu Raya

Mangrove Beteng Batang atau yang di kenal dengan Mangrove Desa Dabong merupakan sebuah mangrove yang terletak di Desa Dabong kecamatan kubu Kabupaten Kubu Raya. Mangrove ini masuk dalam Kawasan Ekowisata Hutan Desa.

Secara umum Desa Dabong memiliki luas wilayah 23.600 Ha dengan luas daratan 15.100 Ha dengan luas perairan 3.600 Ha dan luas Hutan Lindung 4.895 Ha. Desa Dabong berbatasan langsung dengan Desa Olak-Olak di sebelah utara, Desa Mengkalang Jambu di sebelah barat, sedangkan yang berbatasan dengan laut itu ada kecamatan Batu Ampar di sebelah selatan dan berbatasan dengan sungai kapuas atau Desa Kubu di sebelah timur. Desa Dabong sendiri terdiri dari 3 dusun diantaranya Dusun Mekar Jaya, Dusun Meriam Jaya dan Dusun Selamat Jaya. ( Sumber : blog “catatannovie98 ).

Bersama Genpi Kubu Raya Mengexplore Desa Dabong


Mangrove Desa Dabong atau Mangrove Beteng Batang Kubu Raya

Dimulai dari informasi yang ada di instagram genpi kubu raya, aku melihat agenda genpi untuk jalan-jalan ke Desa Dabong untuk mengexplore wisata disana terutama Mangrovenya. Aku tertarik untuk ikut trip jalan-jalan genpi ini dan melakukan pendaftaran pada kontak yang sudah ada. Trip genpi ini diadakan selama 2 hari 1 malam yaitu pada tanggal 14 september sampai 15 september 2019. Peserta yang terkumpul atau ikut dalam trip genpi ini sekitar 21 orang termasuk panitia dari genpinya.

Selain mengexplore Mangrove dan Pantai Dabong, Genpi Kubu Raya juga melakukan program unggulan baru yaitu “Kelas Genpi” di Desa Dabong, Kegiatannya antara lain yaitu pengenalan satu per satu peserta trip genpi beserta panitianya kepada warga di desa dabong dimana dengan perkenalan tersebut membuat peserta satu sama lain dapat lebih dekat serta dengan itu masyarakat lebih kenal dengan kami ( peserta trip genpi ).

Akses untuk ke Desa Dabong bisa ditempuh dengan cara melalui darat menggunakan sepeda motor dengan penyebrangan 2 kali, atau bisa menggunakan jalur sungai dengan menggunakan kapal motor kelotok dengan biaya Rp.40.000 / orang untuk sekali jalan dan menggunakan speedboat dengan biaya Rp.130.000 / orang untuk sekali jalan. Jadi kalian bisa pilih beberapa alternatif untuk sampai ke desa dabong.

 Hari Pertama Di Desa Dabong


meeting point trip genpi ke desa dabong

Pada tanggal 14 september 2019 pukul 06.00 aku dan beberapa peserta lainnya berkumpul di meeting point Tugu Dirgantara Supadio atau tepatnya di depan halaman Masjid Awwaluddin Supadio ( meeting point berubah namun tidak jauh dari meeting point awal ).
Sembari menunggu peserta lain yang belum datang kami mengobrol sesama peserta dan berkenalan satu sama lain.

Setelah kumpul semua, panitia membagi peserta agar saling berboncengan sepeda motor sehingga dapat lebih menghemat biaya trasportasi serta dapat bergantian jika capek saat berboncengan dimana jaraknya lumayan jauh dan medan jalan yang di tempuh juga tidak begitu bagus.
Selesai pengarahan dari Panitia, kemudian kami melakukan doa bersama agar trip genpi ini di lancarkan sampai tujuan dengan selamat serta pulangnya juga selamat sampai rumah masing-masing.

Mulailah kami berangkat sekitar pukul 07.00, menuju rasau jaya dan pergi ke dermaga penyebrangan sungai bulan. Biaya penyebrangan untuk 1 sepeda motor beserta penumpangnya sekitar Rp. 10.000 namun itu semua sudah di urus oleh panitia. Penyebrangan dari sungai bulan ini adalah penyebrangan pertama dengan waktu nyebrang sekitar 10-20 menit saja, biasa yang membuat lama itu hanya antrian kendaraan yang mau nyebrang sangat banyak.


Penyebrangan pertama di sungai bulan trip genpi ke desa dabong


Lanjut perjalanan setelah dari penyebrangan pertama, kami melewati beberapa desa dari mulai jalan aspal, semen hingga jalan tanah kuning. Semua kami lewati bersama peserta lainnya. Pemandangan pedesaan yang jarang kami lihat membuat mata ini terasa tidak ingin melewatkan pemandangan yang ada di sekitar perjalanan kami.

Melewati beberapa desa serta larut dengan pemandangan sepanjang perjalanan membuat perjalanan kami tidak terasa hingga sampai ke penyebrangan ke dua dimana penyebrangan ini menghubungkan kita dengan desa Olak-Olak Kecamatan Kubu. Biaya penyebrangan ke dua ini hanya sebesar Rp.6.000 / sepeda motor, namun ini juga sudah di urus panitia semuanya.
Penyebrangan kedua berbatasan dengan desa olak olak kecamatan kubu

Batas Desa olak-olak kecamatan kubu kabupaten kubu raya


Dari Desa Olak-Olak kami melanjutkan perjalanan menuju desa Dabong dengan melewati rute perkebunan sawit dengan medan berdebu tanah kuning ( dimana pada saat itu waktu musim kemarau ) jika hujan dipastikan kalian akan melewati jalan berlumpur.

Sekitar 1 jam lebih dari penyebrangan di Desa Olak-Olak kami sampai di Desa Dabong tepatnya sekitar jam 11 lewat sudah berada di salah satu rumah warga desa dabong ( Bang Asfi namanya ) yang menjadi pemandu kami untuk sampai ke desa ini. Disini kami bersih-bersih dari debu yang menempel di badan kami beserta istirahat sebentar sembari menunggu makan siang kami siap.

Makan siang yang di tunggu-tunggu akhirnya siap, kami pun menyantap hidangan yang di sediakan dengan lahap, maklum lapar setelah menempuh perjalanan yang menantang hehe.


Makan siang kami bersama genpi kubu raya ke desa dabong

Sehabis makan, tidak lama panitia mulai membagi peserta menjadi 2 kelompok untuk ditempatkan di rumah warga. Di rumah warga inilah tempat kami menginap untuk 1 malamnya. Untuk kelompok aku nginapnya di rumah warga yang dekat surau, tepatnya Rumah Pak A Rahim Hasan atau di panggil Pak Rahim ( *mohon ralat jika salah ). Di rumah bapak ini kami di sambut dengan hangat, dibuatkan minuman seperti teh es, kopi serta diberi kue untuk cemilan kami sembari mengobrol dengan Pak Rahim beserta istrinya.

Sore hari setelah di beri waktu untuk istirahat dari Zuhur hingga sore setelah Asyar, Panitia mengajak kami untuk pergi ke Gedung Bulu Tangkis yang lokasinya tidak jauh dari penginapan kami untuk menghadiri sambutan hangat dari Kepala Desa Dabong ( Bapak Purwanto ) atas kedatangan peserta trip Genpi Kubu Raya. Dimana dengan kedatangan genpi kubu raya ke desa dabong diharapkan dapat berperan aktif dalam mempromosikan wisata desa dabong terkhusus untuk kabupaten kubu raya.
Untuk itu Kepala Desa Dabong beserta staf desa dan warga antusias dalam menyambut kedatangan kami, begitu pula kami dari peserta trip genpi sangat senang di sambut warga desa dabong yang begitu ramah J .

Foto Pak Purwanto Selaku Kepala Desa Dabong
Foto : Sebelah Kiri ( Pak Purwanto ), Sebelah Kanan ( Bg Andri kurniawan dari Pokdarwis )
Setelah acara pertemuan tersebut kami di ajak untuk menyusuri sungai sekitar desa dabong hingga sampai ke tambak Ikan milik warga. Disitu kami sangat antusias dari yang berfoto ria sendiri sampai berfoto ramai-ramai.

Pemandangan di Tambak Warga Desa Dabong Kubu Raya

Pemandangan di Tambak Warga Desa Dabong Kubu Raya

Tidak terasa waktu sudah mulai gelap, kami yang dibagi 2 kelompok ini menggunakan 2 kapal motor kelotok kecil untuk pulang ke penginapan masing-masing. Kegiatan di lanjutkan setelah isya’ dimana kegiatan tersebut yaitu program baru “ Kelas Genpi “ yang mana akan menyajikan infomasi dan materi yang  akan diberikan untuk masyarakat dabong dan peserta trip genpi.

Setelah insya sekitar jam 19.30 kami pergi untuk makan malam sebelum kelas genpi di mulai kami sudah menyiapkan amunisi di perut biar gak kelaparan :D hehehe
Dimulai sekitar jam 20.00 -an, Kelas Genpi diawali dengan perkenalan masing-masing peserta trip genpi.
Di Perkenalan itu kami saling mengenalkan nama, pekerjaan serta cerita sedikit tentang kesibukkan masing-masing. Setelah selesai perkenalan, Panitia Genpi mengajak warga desa dabong untuk menari tarian harmoni beserta joget pesona kubu raya. Selain menari bersama-sama dengan peserta trip genpi, panitia genpi kubu raya juga mengajarkan tarian harmoni kepada warga dabong dan peserta trip genpi.

Kegitan Kelas Genpi dari Genpi Kubu Raya di Desa Dabong

Kegitan Kelas Genpi dari Genpi Kubu Raya di Desa Dabong

Kegitan Kelas Genpi dari Genpi Kubu Raya di Desa Dabong

Selesai acara “Kelas Genpi” selesai, kami tidak lupa untuk mendokumentasikan kegiatan kami dengan berfoto sama-sama. Setelah capek dengan kegiatan “Kelas Genpi”, perut mulai keroncongan lagi hehe. Sebelum pulang ke penginapan kami di beri Gorengan Bakwan yang nyami lezatnya :D , selain masih panas bakwannya. Hal yang spesial yaitu Bakwannya ada Udang yang sangat segarrr dan besar-besar, beda dengan bakwan yang ada di kota J.
Puas menyantap bakwan hingga kenyang, tiba saatnya kami pulang ke penginapan untuk beristirahat agar besok badan kami segar untuk melaksanakan kegiatan selajutnya di hari kedua.

Hari Kedua Di Desa Dabong


Pada tanggal 15 september 2019 setelah Shalat Subuh kami sudah mulai bersiap-siap untuk jogging ke Mangrove Beteng Batang. Ada yang mandi pagi, ada juga yang belum mandi termasuk aku :D hehe. Maklum joging pasti keringatan ( pikirku ), jadi aku memilih tidak mandi pagi.

Di awali dengan sarapan bubur,kami makan dengan lahap.Setelah sarapan, kami berjalan bersama-sama menuju Mangrove Beteng Batang. Disana kami melewati jembatan kayu yang menghubungkan desa dabong dengan Pulau Dabong yang ada mangrovenya.

Sarapan bubur di desa dabong sebelum menuju Mangrove Beteng Batang

Tiket Masuk mangrove Desa Dabong atau mangrove beteng batang

Sampai di pintu masuk Wisata Mangrove Desa Dabong, Panitia membayar tiket masuk untuk kami yaitu sebesar Rp.10.000/ orang yang mana sudah termasuk air mineral 600 ml. Di mangrove ini kita akan melihat mangrove dengan jenis batang yang besar-besar, diperkirakan mangrovenya sudah berumur ratusan tahun.

Beberapa spesies binatang yang dapat kita jumpai di mangrove ini yaitu Kera, Biawak dan Bekantan, itu pun jika kalian beruntung bertemu bekantan. Panjang jalur track mangrove ini sekitar 1-2 KM dari pintu gerbang masuk hingga pantai dabong.


Setelah terpukau dengan mangrove beteng batang, dibagian ujung mangrove kalian akan dipukaukan juga dengan pantai dabong, Dimana pantainya masih sangat jarang terjamak’ oleh manusia, pantainya masih bersih dan sepanjang mata memandang kita melihat pantai dengan tipikal pasir coklat kehitaman.


Pantai Dabong di Pulau Dabong kecamatan kubu,kabupaten kubu raya

Pantai Dabong di Pulau Dabong kecamatan kubu,kabupaten kubu raya

Bejalan kaki dari mangrove sampai pantai dabong, kami berjalan lagi ke arah muara sungai untuk pulang dengan kapal motor kelotok menyusuri sekitaran aliran sungai dengan pemandangan sekeliling hutan mangrove. Sampai di tempat penginapan, kami mulai sedikit berkemas agar nanti ketika pulang tidak ada barang yang ketinggalan. Sebagian kami ada yang mandi dan sembari nunggu antrian mandi selesai kami mengemaskan barang masing-masing.

Tiba waktu jam makan siang, setelah mandi dan berkemas kami di manjakan dengan santapan hasil laut desa dabong, kami mulai makan dengan nasi beserta lauk ikan pari dan ikan bandeng ditambah sayuran segar membuat kami bertenaga lagi setelah joging dari pagi hingga siang hari. Adapun yang spesial dari makan siang kami ini yaitu adanya makanan penutup berupa kerang rebus yang sangat enak yang dapat kami jadikan lauk juga di saat kami makan nasi putih.


Menyantap seafood hasil tangkapan warga desa dabong

Kenyang melanda, mau begerak saja susah :D haha. Setelah beberapa menit duduk sambil turunkan nasi (kata orang melayu), kami ngobrol dan bercanda sesama peserta trip genpi, mulai ngobrolkan pekerjaan dan banyak hal lainnya yang kami bahas sampai candaan yang unfaedah untuk sebagian orang :D.

Sore hari tiba, setelah istirahat beberapa jam kami mulai siap-siap untuk pulang ke pontianak. Sebagian peserta trip membeli oleh-oleh seperti Udang dan Kepiting untuk di bawa ke Pontianak. Kami mulai berpamitan dengan warga yang rumah-nya kami tumpangi untuk menginap beserta berterima kasih untuk warga desa dabong yang sudah menerima kami dengan baik. Semoga kami peserta trip genpi baik panitia genpi kubu raya dapat berkunjung kembali ke desa dabong,aminnnn.

Spesial terima kasih untuk Bg Markus dan Bg Asfi yang juga warga asli desa dabong sudah memandu kami hingga sampai ke desa dabong.

Baca Juga Objek Wisata Kubu Raya Lainnya : 
- Wisata Balek Kampong di Desa Kalimas Kubu Raya !!!
- Danau Ho'ce (Hobby Center) Alas Kusuma, Kubu Raya !!!


Sedikit foto di bawah ini, semoga dengan adanya foto maupun artikel ini dapat mengingatkan kenangan ngetrip ke Desa Dabong Kubu Raya :

Sore hari pergi ke kelas genpi di desa dabong kubu raya
Foto : Menuju Gedung Bulu Tangkis Desa Dabong
Pemandangan Desa Dabong kecamatan kubu kabupaten kubu raya
Foto : Pemandangan sekitar desa dabong kubu raya
Genpi explore tambak ikan warga desa dabong
Foto : Ketika sudah hampir sampai Tambak ikan warga desa dabong
Jembatan Kayu penghubung desa dabong dengan pulau dabong
Foto : Jembatan Kayu penghubung Desa Dabong dengan Pulau Dabong
Jalur track Mangorove Beteng Batang di Pulau Dabong
Foto : Jalur track Mangorove Beteng Batang di Pulau Dabong
Mangrove beteng batang atau mangrove di desa dabong kubu raya
Foto : Jenis mangrove dabong yang tipikal pohonnya besar-besar
Mangrove beteng batang atau mangrove di desa dabong kubu raya
Foto : Ela & Dina
Mangrove beteng batang atau mangrove di desa dabong kubu raya
Foto : Ujung dari Mangrove Beteng Batang langsung Tembus ke Pantai Dabong
Pantai Dabong atau Pantai Desa Dabong kubu raya
Foto : Pemandangan Pantai di Pulau Dabong
Pantai Dabong atau Pantai Desa Dabong kubu raya
Foto : Muara sungai yang ada di pantai dabong
Pantai Dabong atau Pantai Desa Dabong kubu raya
Foto : Pantai Pulau Dabong
Pantai Dabong atau Pantai Desa Dabong kubu raya
Foto : Pemandangan Pulang menyusuri muara sungai
Pantai Dabong atau Pantai Desa Dabong kubu raya
Foto : Keseruan kami ketika pulang dari pantai menyusuri muara sungai
Saya akhiri cerita trip kali ini semoga desa dabong makin di kenal dan banyak orang yang berkunjung ke desa dabong. Bagi teman-teman yang ingin ke desa dabong bisa hubungi saya jika butuh pemandu untuk ke desa dabong, Saya juga menyediakan paket wisata ke Mangrove Beteng Batang Desa Dabong. Silakan Hubungi Kontak di Blog saya ini. Terima Kasih, salam ngetrip J.

Untuk Foto lainnya kalian bisa cek di galleri instagram aku ya :

Alasan Saya Jadi Blogger, Semua Ada Disini !!!

banner komunitas blogger pontianak untuk memperingati hari blogger nasional

Hari Blogger Nasional sebenarnya dikenal sebagai Pesta Blogger yang di selenggarakan pada tanggal 27 Oktober 2007 dan bisa dibilang sebagai tonggak di tetapkannya Hari Blogger Nasional hingga sekarang. 
Blog atau dapat kita sebut Web Log yang saya kenal sekarang yaitu tempat untuk menuangkan isi pikiran berupa tulisan di dalam sebuah platform seperti di tempat saya menulis ini di Platform Blogger. Platform tempat menulis lainnya yang populer seperti di Wordpress juga banyak jadi pilihan blogger lain dalam menyalurkan hobi menulisnya.
Media Blogger pertama kali diperkenalkan oleh blogger.com dan kemudian diakuisisi oleh google pada tahun 2002, sejak itulah banyak aplikasi-aplikasi terbuka untuk para blogger mengembangkan blognya. 

Alasan saya jadi Blogger di Kota Pontianak ini yaitu mulanya berawal dari kesukaan saya terhadap dunia teknologi, keingin tahuan saya terhadap teknologi internet semakin tinggi penasarannya dengan banyaknya informasi yang beredar di internet. Dari situlah saya kenal dengan Blog, banyak informasi yang saya dapatkan di blog tentang kemajuan teknologi dan membuat saya larut semakin ingin tau. Bermula iseng buat blog di platform Blogger dengan memasukkan foto-foto saja, dengan niat awal agar foto yang saya upload di blog di kenal orang dan banyak diketahui.

Pertama di tahun 2011 saya membuat blog pertama dengan Judul " Teman Di SMK & Pulau Lemukutan by ari " isinya hanya sekedar foto-foto teman SMK dan foto di pulau lemukutan. 
Pada tahun 2012 saya mulai menulis meski terkadang biasa beberapa kalimat saya copas dari blog lain. Dulu memang masih awam tentang blog tidak tau bahwa copas tidak boleh dan dapat membuat blog jelek di mata google.


Dari waktu ke waktu dari yang saya sering upload hingga waktu lagi malas-malasnya, sampai mulai mengenal blogger singkawang terutama Kak Multi dan bertemu dia di pulau lemukutan. Dulu kenal dia dari blog yang masih belum berdomain TLD masih subdomain wordpress. Semakin ke sini dari Kak Multi  ( inimulti*com ), saya kenal Bang Radit ( misterpangalayo*com ) kenalnya dari trip blogger singkawang yang pergi ke Pulau Temajo Mempawah, dari situlah saya di ajak bang Radit untuk masuk Komunitas Blogger Pontianak. Awal mulanya saya ikut kopdar blogger pontianak di tahun 2018 dan hingga kini menjadi member dari Komunitas Blogger Pontianak.

Banyak hal yang saya dapatkan bergabung di komunitas blogger ini terutama teman semakin banyak serta ilmu baru dalam dunia blogging. Dari yang asal-asal menulis sampai copas beberapa kalimat dari blog lain,pernah saya lakukan. Kini saya sudah tidak melakukannya hal tersebut dikarenakan dapat berdampak buruk bagi blog saya. Hal yang saya sukai bergabung menjadi bagian dari Blogger Pontianak yaitu sering mengikuti event-event yang mungkin tidak bisa saya ikuti jikalau saya tidak bergabung dengan blogger, selain itu saya dapat mengenal orang-orang baru dengan berbagai latar belakang yang berbeda-beda pula.

Diblog saya sekarang banyak membahas tentang cerita jalan-jalan saya ke suatu tempat baru ataupun objek wisata yang belum dikenal, tujuan saya yaitu untuk mengenalkan suatu tempat yang belum ada di Google. Pernah dulu ingin seperti blogger profesional yang menghasilkan uang dari blog dan saya belajar otodidak tentang google adsense,sampai saya bisa pasang iklan adsense di blog ini. Namun tidak sesuai yang di harapkan hanya recehan yang masuk ke akun adsense saya. Tapi semua itu tidak lagi saya pikirkan sudah saya anggap tidak apa-apa, untuk sekarang saya hanya fokus membagikan cerita perjalanan melalui blog ini.

Mungkin hanya itu yang dapat saya bagikan di sini, semoga di hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober besok dapat memotivasi para blogger untuk lebih baik lagi kedepannya dan sukses untuk blogger Indonesia terutama #budakblogger #komunitasbloggerpontianak #bloggerpontianak .
.
#Salamblogger.


Wajah Baru Mangrove Sungai Kupah - Wisata Mangrove Kubu Raya

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Mangrove Sungai Kupah atau Taman Mangrove Syariah yang berada di Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Wisata ini berbeda dengan wisata mangrove lainnya dikarenakan disamping mangrove ada menara Mercusuar yang berdiri megah. Di taman ini pengunjung di tawarkan spot foto dengan pemandangan yang indah dan pepohonan yang bisa menjadi latar belakang yang bagus .

Tingkat pengunjung yang ramai ke Taman Mangrove ini terasa ketika akhir pekan ( sabtu dan minggu ) yang mana pada umumnya pengunjung ramai akan kawula muda. 
Lokasi taman mangrove ini juga semakin cantik dengan adanya aneka pernak-pernik yang di susun atau di hias di sekitaran gerbang ketika masuk ke jalur track menuju mangrove. Ketika masuk lebih dalam, terdapat banyak kursi kayu untuk tempat bersantai serta kita dapat melihat jalur track mangrove yang di cat dengan aneka warna-warni dan membuat kagum mata akan memandanginya.

Awal september 2019 aku dan temanku ( Della ) menyempatkan pergi ke mangrove ini, ternyata mangrove nya lagi proses pembangunan jalur track baru yang lebih panjang dari sebelumnya. Selain jalur track yang baru di sekitaran mangrove juga di bangun pendopo seperti tempat untuk berjualan dan bersantai serta  WC umum untuk pengunjung. Di bagian depan di bangun gerbang besar untuk mangrove ini.

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Semoga dengan pembangunan mangrove ini kedepannya akses jalan masuk ke daerah ini juga di perbaiki sehingga lebih mudah untuk pengunjung mengaksesnya. Tidak lupa di setiap persimpangan di beri plang nama agar pengunjung mudah dalam mencari mangrove ini. 

Nah kalian pasti sudah tidak sabar kan untuk melihat penampakan baru dari mangrove ini, semoga dengan adanya foto ini membuat kalian ingin berkunjung juga :). Ini belum sepenuhnya jadi ya, ketika aku pergi ke sana masih dalam proses pengerjaan, mungkin akhir oktober sudah 90 -100 % jadi jalur track mangrovenya.

Berikut ini foto-foto yang aku ambil ketika berada di sana, semoga dapat menjadi referensi kalian untuk berwisata ke kubu raya :

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju
Foto : Berpose di gerbang mangrove sungai kupah, mimin tersenyum ae :D
Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju
Foto : Proses pengerjaan jalur track mangrove sungai kupah yang baru 

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju
Foto : Kak Della :)

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju

Mangrove sungai kupah, wisata mangrove kubu raya, mangrove kubu raya, mangrove jeruju


Salam ngetrip, salam blogger :), jika ada yang salah di artikel aku mohon di koreksi yang silakan komentar di bagian bawah agar aku dapat memperbaikinya. Terimakasih sudah berkunjung ;).

Danau Belibis - Objek Wisata Baru di Tayan

Wisata Baru Danau Belibis Di Tayan, Wisata Pontianak, Wisata Sanggau, Wisata Tayan, Wisata Danau Laet

Wisata Danau Belibis, Objek wisata satu ini menambah pilihan kita yang ingin berwisata di Tayan, Kab.Sanggau. Danau Belibis berada di alamat Dusun Telabang, Desa Subah Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau ( " fanspage Danau Belibis " ). Danau ini menyediakan fasilitas penyewaan Sampan, Kano, Life Jacket & Hammock . Tiket masuk ke danau ini cukup murah yaitu Rp.10.000 / orang dan kita sudah bisa masuk ke danau ini. Akses masuk ke dalam juga cukup dekat di bandingkan saudaranya Danau Laet yang akses masuknya jauh ke dalam.

Lokasi danau ini jika dari arah pontianak ke tayan, kalian melewati wisata Danau Laet terlebih dahulu kemudian baru dapat menjumpai Wisata Danau Belibis. Lansung aja cek via maps di bawah ini




Semoga kedepannya danau ini banyak di kenal dan banyak pengunjungnya, untuk pihak pengelola spot fotonya selain pemandangan alam yang di suguhkan secara alami, boleh sebagai saran spot foto buatan di perbanyak agar memanjakan para pecinta swafoto :)

Danau belibis, Wisata Danau Di Tayan, Wisata Tayan, Tayan

Memang tidak banyak foto yang dapat aku abadikan karena waktu yang terbatas. Next pergi ke sini lagi untuk pergi ke pasir putihnya yang tampak dari foto di atas. Untuk ke sana kalian bisa sewa sampan agar bisa ke sana.

Baca Juga : Danau Laet Wisata Terpopuler di Tayan

Terima kasih untuk kakak Q, Kak Suci dari Genpi Pontianak yang mau menjadi teman mengexplore Sanggau sampai ke Danau Belibis ini :) .
.
Berikutnya bakal aku update lagi jika pergi ke danau ini untuk yang kedua kalinya . Berikut ini Foto Kak Suci dan Aku ketika di sana :

Danau Belibis Tayan, Objek wisata Danau di Tayan
Foto : Kak Suci

Wisata Danau belibis di Tayan, Danau Belibis Tayan, Danau Di Tayan
Foto : ini Pose Mimin lagi di Foto :D
Terima kasih untuk kalian yang sudah membaca ocehan yang di tuangkan dalam tulisan yang belum sempurna ini, semoga sedikit informasi yang ada di blog aku bermanfaat untuk kalian. Salam Penjalan, Salam Ngetrip, Salam Blogger.

Baca Juga : Danau Terentang yang tersembunyi Di Tayan