Mangrove Park dekat Menara Suar Tanjung Intan Sungai Kupah

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya
Menara Suar yang ada di Tanjung Intan desa Sungai Kupah Kubu Raya.
Menara Suar Tanjung Intan begitulah namanya di kenal di masyarakat, Menara ini terletak di Desa Sungai Kupah, Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Selain Menara Suar, terdapat juga Mangrove Park yang berada di samping menara ini.

Pertama kali aku pergi ke Menara Suar ini pada tahun 2017, sudah lama juga ya !!. Sekarang sudah banyak perubahan dari informasi yang aku ketahui di media sosial.

Sudah banyak spot foto yang sudah di sediakan di mangrove ini, sangat jauh berbeda di tahun 2017 lalu di waktu aku berkunjung yang mana masih sangat tidak ada spot fotonya, melainkan hanya jalan akses di mangrove serta foto pemandangan alam di kala sunset datang.

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Tidak berbeda dengan Kawasan Equator Park yang ada di Desa Jeruju Besar, selain pohon Mangrove juga banyak pohon Nipah. Jembatan atau jalan di mangrove nya juga tidak terlalu jauh, mungkin kedepannya jika lebih di olah lagi akan lebih ramai mengunjunginya.

Bagi kalian yang tidak mau jauh ke mangrove yang ada di mempawah seperti Cinta Mangrove Park, Mangrove Park Desa Pasir atau ke Mangrove Polaria Tanjung Pagar Desa Mendalok, jelas itu pasti jauh dan butuh persiapan. Mending kalian ke mangrove park desa sungai kupah ini, selain jarak yang tidak terlalu jauh dan dekat dengan kota pontianak, kalian juga akan melihat menara suar disini.


Tidak mudah memang untuk ke Mangrove yang ada menara suar nya ini, memang dekat jika dari kota pontianak. Kalian akan melewati pedesaan dengan jalan dengan banyak persimpangan serta jalan yang tidak begitu bagus seperti akses ke kawasan equator park di jeruju.

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Sepengalaman aku yang pernah pergi ke Mangrove ini, aku perginya melewati jalan yang tidak semestinya karena di tahun 2017 jalannya ada perbaikan jadi di tutup, mau tidak mau pilih jalan lain yang di luar perkiraan aku. Kami melewati jalan pedesaan yang hanya bisa di lalui satu sepeda motor jadi sangat kecil kan, namun itu semua adalah pengalaman aku dan temanku yang kini baru sempat aku bagikan ke kalian.

Beda cerita aku ketika pulang dari mangrove ini, ketika pulang kami lewat jalan yang bukan jalan pertama kami perginya. Jadi karena jalan yang tembus menembus dengan banyak persimpangan kami pun sempat salah arah ( sesat ), beruntung ada warga yang lewat jadi sedikit bertanya dan kami pun bisa kembali di jalan utama berkat bertanya di jalan.

Jadi buat kalian yang ingin pergi ke sini, selain mengandalkan Maps di zaman sekarang yang menjadi lebih mudah. Tidak salahnya bertanya ke warga sekitar agar lebih memahami jalur yang kalian lewati.

Rencana aku di tahun 2019 ini akan pergi ke mangrove ini untuk melihat perubahan yang sudah berlalu selama 2 tahun ini. Bagi kalian yang ingin ikut trip boleh kontak aku ya.


Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Mangrove Park di kawasan Menara Suar Tanjung Intan Desa Sungai Kupah Kubu raya

Hiburan Di Batas Negara - Festival Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Festival aruk 2018 di sajingan
Festival Aruk Sajingan,Kab.Sambas
PLBN Aruk merupakan batas negara yang menjadi wajah terdepan negara Indonesia di lihat oleh negara lain selain PLBN lainnya. Festival Aruk atau Wonderful Aruk Indonesia menjadi suatu kebanggan akan bangsa Indonesia sendiri, dimana dapat menjadi media promosi untuk daerah PLBN Aruk sendiri untuk negara tetangga seperti Malaysia agar berkunjung ke Indonesia khususnya di Aruk Sajingan.

Wondeful Aruk atau Festival Aruk ini menampilkan artis-artis ibu kota seperti Iyeth Bustami dan Fitri Carlina sebagai tamu yang di tunggu-tunggu menghibur masyakarat. Terdapat juga artis-artis dalam kota untuk meramaikan panggung hiburan di festival aruk.

Mendengar kabar bahwa ada Festival aruk di Sajingan, Kab. Sambas . Aku yang waktu itu ada di singkawang untuk beberapa hari langsung ke esokan harinya pergi ke sambas seorang diri.

Sesampai di sambas aku berhenti dan berniat mengajak teman aku yang ada di desa Sendoya, Mega namanya. Disitulah aku tidak sendirian pergi ke festival itu, bersama Mega aku pergi ke acara Wonderful ini.


Sampai di Aruk kami langsung ke perbatasannya bukan di lapangan yang ada panggung hiburannya. Ini dikarenakan aku belum pernah ke aruk jadi langsung ke lokasi perbatasannya.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Foto di atas itu merupakan Pos pemeriksaan yang ada di Indonesia untuk Keluar ke Negara Malaysia.
Disitulh aku merasa takjub dengan pembangunannya yang begitu megah. 

Dari situ aku mulai berjalan kaki menuju pos berikutnya di mana tempat aku tidak bisa lagi melewatinya yang langsung berbatasan dengan Malaysia.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Di pos seperti foto di atas itulah akhir dari langkah aku mengexplore perbatasan aruk, karena tidak boleh melewati batas itu lagi dan aku hanya foto-foto agar ada kenang-kenangan.

Habis dari sini baru aku melanjutkan ke Panggung hiburan yang ada di lapangan PLBN Aruk untuk melihat penampilan artis Iyeth Bustami.

Tidak sampai selesai acara aku putuskan untuk pulang ke Singkawang karena waktunya sudah sore juga. Takut larut malam datang ke singkawang aku langsung mengantar Mega ke Sendoyan dan aku pun pulang sendiri ke kota Singkawang.

Udah dulu cerita tenang kegiatan aku di festival aruk 2018. Mungkin kalian yang pergi juga mempunyai cerita yang berbeda-beda. Boleh komen di komentar untuk hal menarik yang kalian lakukan di Festival aruk.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Kawasan Equator Park Desa Jeruju Besar jadi Potensi Wisata Kubu Raya

Kawasan Equator Park desa Jeruju Besar kabupaten kubu raya
Pintu gerbang Kawasan Equator Park desa Jeruju Besar

Equator Park desa Jeruju Besar menjadi potensi bagus jika di olah menjadi objek wisata ekosistem ala mangrove. Dimana di lokasi Equator park ini banyak tumbuhan mangrove serta pohon nipah yang menjadi ciri khas daerah mangrove.

Selain menyajikan pemandangan hutan mangrove, di Kawasan Equator Park ini merupakan daerah yang di lewati titik kulminasi matahari selain Tugu Khatulistiwa.

Banyak hal yang dapat kita lakukan di kawasan ini selain menikmati pemandangan laut, hutan mangrove, sunset di sore hari, kita juga bisa memancing ikan disini.

Untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke sini ada baiknya mengajak teman yang sudah pernah pergi atau pergi setidaknya berdua agar tidak tersesat di jalan. Maklum jalannya selain jalan masuk daerah desa, terdapat banyak persimpangan yang akan di lewati. Agar mempermudah kalian ke lokasi equator park ini, gunakan maps di handphone kalian dan gunakan mode offline maps. Kenapa mode offline maps?, ya karena signal internet di daerah itu kurang begitu bagus.


Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya

Sore hari menjadi waktu yang pas buat kalian berkunjung ke daerah ini. Pastinya suasana matahari tenggelam menjadi moment yang kalian tunggu-tunggu untuk ber foto ria :).

Sebut saja kawasan ini mangrove desa jeruju ya karena banyak yang mengenalnya begitu. Aku ke mangrove ini tidak sendirian. Aku bersama kak Suci yang pernah berboncengan sepeda motor sewaktu trip Genpi Kubu Raya disitulah kami kenal. 

Sore hari kami berangkat ke jeruju dengan rute arah kakap, bukan lewat arah jeruju TPI. Selain aku sudah beberapa kali lewat kakap jadi aku putuskan untuk menggunakan jalur kakap dengan di bantu maps tentunya :).

Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya


Setiba di mangrove ini kami di sambut sunset yang di lindungi awan, padahal niat ke sini untuk foto-foto sunset, alhasil foto seadanya. Kami tidak berdua di mangrove ini ada beberapa pengunjung yang sudah ada di pendopo yang lagi foto-foto juga.

Berikut ini sedikit foto yang dapat aku bagikan tentang Kawasan Equator Park Desa Jeruju semoga menjadi referensi jika ingin berlibur dari kesibukkan kota namun tidak jauh dari kota :)

Kawasan wisata Equator park desa jeruju besar kubu raya

Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya

sunset di Kawasan Equator park desa jeruju besar kubu raya

Kawasan equator park desa jeruju besar

Genpi Kubu Raya Jalan-Jalan Mengexplore Bukit Wangkang dan Embung Parong


Genpi Kubu Raya Jalan-jalan Ke Bukit wangkang dan Embung Parong
Foto bersama peserta yang ikut trip genpi kubu raya ke bukit wangkang
Sabtu, 12 Januari 2019, Genpi Kubu Raya mengadakan jalan-jalan ke Bukit Wangkang dan Embung Parong. Kegiatan ini merupakan kali kedua Genpi Kab Kubu Raya ( Genpi KKR ) mengadakan kegiatan jalan-jalan untuk mengexplore wisata kubu raya.

Acara ini terbuka buat umum, jadi selain anggota Genpi Kubu Raya, Pelajar, Mahasiswa, maupun masyarakat umum boleh ikut dengan trip ini. Biaya yang di bebankan ke peserta sebesar Rp. 25.000 ( untuk biaya penyebrangan serta makan siang 1 x ).

Aku ikut kegiatan ini selain ingin jalan-jalan, aku juga ingin menambah teman baru yang banyak aku temui ketika berkumpul dengan peserta Trip ini.

Pertama - Peserta berkumpul di titik pertemuan yang sudah di tentukan sebelumnya yaitu di Tugu Pesawat, Supadio Kab.Kubu Raya. Setelah berkumpul semua, kami berangkat sama-sama menggunakan sepeda motor masing-masing menuju Rasau Jaya 3. Disitu ternyata berkumpul lagi di rumah salah satu anggota Genpi KKR untuk mengatur peserta yang tidak berboncengan sepeda motor untuk gabung dengan peserta yang sendirian. Selain irit bensin kan lebih mudah di atur jika kendaraan yang di pakai sedikit.

Di situ aku berkenalan dengan kak Suci yang juga menggunakan sepeda motor sendirian, jadi aku sama dia berboncengan menggunakan motor kak suci, motor aku tinggal ke rumah anggota genpi yang di Rasau Jaya 3.

Kedua - Setelah itu kami lanjut perjalanan lagi ke penyebrangan yang jalannya sangat-sangat tidak bagus. Disitu kami menyebrang secara bergantian karena satu kapal motor air muatnya tidak boleh melebihi batas.

Penyebrangannya sangat dekat, kurang lebih 5 menit sudah sampai di sebrangnya. Disitu sudah di bagikan stiker Genpi KKR dan absen data peserta untuk memastikan agar tidak ada yang ketinggalan.

Ketiga - Lanjut perjalanan menuju Bukit Wangkang di mana jalannya sangat sulit, melewati perkebunan kelapa sawit serta jalan yang berbelok-belok dan beberapa bagian jalan rusak parah dan membuat kami antri untuk melewatinya.

Peserta genpi kkr ke bukit wangkang yang mengantri akibat jalan rusak
Foto ketika mengantri untuk melewati jalan yang rusak.
Selain rintangan jalan berbelok yang sangat banyak, Jalan rusaklah yang menjadi rintangan sangat sulit untuk di lewati, bagaimana tidak !! Sepeda motor peserta banyak yang tidak bisa melewati jalan rusak yang berlumpur itu. Beruntung banyak yang bantu untuk dorong motor yang nyangkut di lumpur jadi semua kendaraan kami bisa lewat satu per satu.

Jangan tanya soal kaki dan celana ya :D , semua penuh dengan lumpur hahaha. Aku kasian lihat teman-teman yang menggunakan sepatu, rata-rata tidak ada bentuknya lagi. Beruntung aku pakai sendal jadi tidak terlalu sulit.

Keempat - Sampai di permukiman masyarakat kami pun mencuci kaki yang sudah banyak lumpurnya dan kami beristirahat sebentar di toko yang mana di situ tempat di sediakan makanan siang kami yang berupa Nasi kuning ( Alhamdulillah ) aku pun memakannya :).

Baca Juga : Pantai Kalang Bahu, Pantai Tersembunyi di Jawai Sambas

genpi kubu raya ke bukit wangkang
Foto ketika istirahat dan makan sian di salah satu toko di permukiman masyarakat
 Tidak lama setelah istirahat di tempat itu kami pun melanjutkan perjalanan menuju bukit wangkang . Secara bersama-sama konpoi menggunakan sepeda motor kami menuju ke pemberhentian selanjutnya yang ada di kaki bukit wangkang, disana kami memarkirkan kendaraan kami.

genpi kubu raya jalan jalan ke bukit wangkang dan embung parong

Di mulai dari pintu gerbang kami memulai jalan kaki dengan di pandu warga lokal untuk menuju bukit wangkang. Di perjalanan kami melihat banyak air yang sangat jernih sehingga banyak dari peserta trip yang mandi di aliran air yang jernih itu.

genpi kkr jalan ke bukit wangkang kabupaten kubu raya

Meski aliran airnya kurang tidak begitu deras seperti yang ada di riam-riam lainnya di sini airnya cukup tenang dan cocok untuk mandi. Mungkin banyak dari teman-teman yang mandi karena sebelumnya melihat anak desa yang bersenang-senang mandi di aliran air di kaki bukit.

Sehabis dari itu kami pergi melanjutkan perjalanan ke bukit wangkang dan tiba di tujuan dengan susah payah menaiki bukit yang cukup tinggi.

Setelah dari bukit wangkang kami turun dari bukit untuk melanjutkan ke Embung Parong yang mana itu merupakan waduk besar.

Sayang sekali disitu aku tidak bisa ikut karena bersama kak Suci yang di kala itu di mau pulang untuk pergi kerja. Karena aku bersama kak Suci dan menggunakan motor dia, jadi aku pun ikut pulang bersama dia. Di jalan kami bertemu beberapa sepeda motor yang pulang ke arah pontianak, ternyata itu peserta trip genpi juga yang ingin pulang. Aku dan kak Suci pun gabung dengan mereka yang di saat itu ingin pulang juga.

Next aku pasti akan ke Embung Parong. Bagi kalian yang suka jalan-jalan boleh deh ajak aku untuk ngetrip sama-sama, selain seru ramai-ramai, kita juga dapat menambah pertemanan :). Salam Genpi ( Gass, Gass, Gass ).

Baca Juga : Wisata Pulau Temajo, Ke Temajo Bay Resort Aja !!


Pantai Kalang Bahu - Wisata Tersembunyi Di Jawai Sambas

Menjelajahi Pantai Kalang Bahu di Jawai Kabupaten Sambas

pantai kalang bahu sambas
pantai kalang bahu jawai nan masih alami
Pantai Kalang Bahu - Pantai ini merupakan alternatif pantai yang ada di jawai dan dekat dengan pemangkat. Pantai Kalang Bahu memiliki pantai yang tidak begitu luas dengan pemandangan yang sangat-sangat alami. Di pantai ini juga terdapat tanjung dengan bebatuan yang cukup besar yang bisa kita gunakan untuk memancing ikan di sekitar tanjung.

Sebelumnya lebih baik kalian baca artikel aku tentang Pantai Putri Serayi baru baca artikel ini, dimana sebelum aku ke Pantai Kalang Bahu, aku ke Pantai Putri Serayi dahulu.

Pantai Kalang Bahu terletak di Kecamatan Jawai tepatnya di Jawai Laut Kabupaten Sambas. Pantai ini memiliki menara suar yang menjadikannya salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi di jawai. Dengan view dari atas bukit kita dapat melihat langsung pemandangan laut jawai serta laut pemangkat.

Bagi kalian yang sering berwisata ke Pemangkat tidak salahnya berkunjung ke Pantai Kalang Bahu, karena lokasinya yang cukup dekat dengan melakukan penyebrangan di Penyebrangan Penjajap ( Pemangkat ) dengan tujuan ke Penyembrangan Sungai Batang (Jawai) dengan tarif Rp.16.000 / 1 motor dan 2 orang penumpang.


pantai kalang bahu jawai sambas

Bagi kalian yang ingin ke pantai ini aku sarankan untuk kalian mencari teman atau pemandu untuk ke pantai ini karena jalannya lumayan sulit, karena nantinya akan ketemu jalan yang sangat kecil di mana jalan ini memasuki perkebunan kelapa warga sekitar. Untuk terhindar dari kalian tersesat saat di perjalanan, lebih baik untuk mencari teman yang sudah mengetahui jalurnya atau minta warga sekitar untuk menunjukkn jalannya.

Jika kalian dari arah sambas untuk ke pantai ini lebih baik menggunakan Penyebrangan di Kuala Tebas dengan tarif Rp.10.000/ 1 orang/ 1 sepeda motor. Namun rute yang kalian tempuh akan sangat sulit karena akan melalui jalan yang berbelok-belok dan jauh serta jalan yang banyak rusak.

Semua itu terserah kalian lebih enak lewat penyebrangan mana, karena itu kalian yang merasakannya. Jika ingin sedikit melewati jalan rusak, lebih baik lewat penyebrangan di Pemangkat tapi bagi kalian yang dari arah sambas bakal harus ke arah pemangkat dahulu untuk memperpendek jalan rusak yang akan kalian tempuh untuk ke pantai kalang bahu.

Hanya sedikit yang aku bagikan ke kalian, semoga informasi singkat ini bermanfaat untuk kalian. Kalau ingin ke pantai ini dan butuh pemandu, boleh ajak aku jika aku tidak sibuk :).

Berikut ini sedikit foto yang aku ambil sewaktu di pantai kalang bahu, namun aku tidak sempat ke menara suarnya karena waktu sudah sangat sore, Mungkin lain waktu akan ke menara itu.

pantai kalang bahu jawai sambas

pantai kalang bahu jawai sambas

pantai kalang bahu jawai sambas

Antusias Masyarakat Menyaksikan Festival Cap Go Meh Tahun ini Di Singkawang

Festival Cap Go Meh 2019 dan Imlek ke 2570
Kemacetan di kota singkawang ketika imlek tanggal 5 Februari

Festival Cap Go Meh 2019 di Kota Singkawang sangat di tunggu-tunggu dan tepat pada tanggal 3 Februari malam Festival resmi di buka. Bertepatan di Stadion Kridasana, Jalan Kridasana kelurahan Sijangkung kecamatan singkawang selatan.

Setelah resmi di buka  Festival Cap Go Meh ini, masyarakat singkawang atau sekitarnya termasuk aku yang dari pontianak langsung ingin ke singkawang, padahal akhir januari aku sudah pergi ke singkawang.Tapi Tepat tanggal 5 februari, dimana waktu yang pas pergi karena ada kawan libur kerja juga jadi aku langsung kan pergi ke singkawang.


Ternyata antusias masyarakat hari itu sangat ramai, terlihat kesore hariannya ketika aku mau melewati pintu gerbang singkawang, terlihat kemacetan yang membuat jalan singkawang menjadi padat. Semakin ke arah Bundaran 1001 semakin padat meski sudah ada polisi lalu lintas yang mengatur di jalan.
Kemacetan Lalu lintas Pas Cap Go Meh Singkawang 2019

Mungkin ramainya orang yang ke singkawang ini di karenakan meriahnya Cap Go Meh tahun 2019 ini, selain aksi unik dari para Tatung juga terdapat Expo dari produk UMKM, Penampilan Artis Ibu Kota, Rekor Muri Replika Singa 8.888 m, Kegiatan pentas seni dan budaya serta prosesi penutupan festival cap go meh dengan pembakaran Replika 12 Naga di Vihara Buddhayana Roban.

Tidak sabar rasanya berkunjung lagi ke kota singkawang pada puncaknya nanti pada tanggal 19 Februari dan jika kalian ingin melihat banyak lampion, pada tanggal 17 Februari nanti akan ada pawai lampion. Intinya itu semua sudah ramai mulai dari tanggal 3 februari sampai tanggal 20 februari.

Berikut ini Daftar Kegiatan Acara Cap Go Meh Singkawang 2019 :

  • 3 Februari 2019 :
    - Pembukaan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 dan Festival Cap Go Meh tahun 2019 kota singkawang.
    ( Lokasi Lapangan Kridasana )
  • 4 Februari 2019 - 20 Februari 2019 :
    - Pentas Seni & Budaya yang di meriahkan oleh Team Bintang Jakarta & Ucok hans.
    - Expo ( UMKM & Promosi Produk / Jasa )
    ( Lokasi Lapangan Kridasana ).
  • 9 Februari 2019 ( Pukul 20.00 - Selesai ) :
    - Konser Artis Ibu Kota Fitri Carlina. ( Lokasi Lapangan Kridasana ).
  • 17 Februari 2019 :
    - Proses Ritual Buka Mata Replika 12 Naga di Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pusat Kota Singkawang.
    - Festival Pawai Lampion.
    ( Lokasi Kota Singkawang ).
  • 18 Februari 2019 :
    - Proses Ritual Tolak Bala oleh Para Rohaniwan / Tatung.
    - Prosesi Ritual Sembahyang Dewa Langit ( KET SAM Thoi ).
    ( Lokasi Kota Singkawang ).
  • 18 Februari 2019 - 19 Februari 2019 :
    - Stand Wisata Kuliner Singkawang. ( Lokasi Pusat Kota Singkawang ).
  • 19 Februari 2019 :
    - Festival Cap Go Meh ( Parade Tatung ).
    - Altar & Lelang.
    - Prosesi Pembakaran Replika 12 Naga di Vihara Buddhayana Roban ( CHAI THING ).
    ( Lokasi Kota Singkawang ).
  • 20 Februari 2019 :
    - Penutupan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 dan Festival Cap Go Meh 2019 Kota Singkawang.
    ( Lokasi Lapangan Kridasana ).

Menjelajahi Pantai Putri Serayi di Jawai Sambas


Pantai Putri Serayi Jawai
Pantai Putri Serayi Jawai
Pantai Putri Serayi - Objek Wisata Pantai yang ada di jawai ini tepatnya di jawai laut bagian selatan merupakan salah satu pantai favorite di jawai selain Pantai Kahona. Sebenarnya aku ke jawai ini tidak tau mau pergi ke pantai mana, cuma kepikiran ingin ke pantai yang ada di jawai.

Langsung ke esokkan harinya tanggal 26 januari aku berangkat ke singkawang sendirian, sengaja ke singkawang dulu karena cukup jauh jika aku langsung ke jawai jadi nginap 1 malam ke rumah Hendra yang ada di roban singkawang.


Pagi hari tanggal 27 Januari aku sudah turun dari rumah Hendra untuk pergi ke jawai, sebelum ke jawai aku ke kost-an keluarga di Jl.pramuka dan mengajak dia pergi ke jawai. Kan kalau ramai pasti seru ya kan :D. Aku juga mengajak kawan dari Sendoyan Sambas untuk bergabung ke Trip explore aku kali ini. Kami janjian ketemu di Kuala Tebas arah ke Penyembrangan Fery.

Aku mengajak Kawan dari Sendoyan (nama Kampung )nama kawan aku ini Mega, di karenakan dia punya kawan di jawai agar memudahkan kami mengexplore jawai.

Pantai Putri Serayi Jawai

Awal-awal memang kami menggunakan google Maps yang mana ternyata signal operator HP di sana tidak begitu bagus, alhasil harus bertanya warga sekitar. Salahnya lagi kawan aku bertanya ke Bapak-bapak. "Pak pantai di mana ya...??" tanya kawan aku. " Bujur saja kata bapaknya " .Berawal dari itulah kami pun sampai di pantai yang sangat sepi dan tidak tau nama pantainya :D . Sebuah pengalaman yang mana kalau bertanya langsung tanya pantai dengan nama nya misal pantai putri serayi :D . Disitu lah kami pun kebingungan.

Melihat warga lewat pantai, kami pun ikut lewat pantai dengan sepeda motor kami. Dengan susah payah melewati jalur pantai yang kadang-kadang ban motor bisa di buat tidak bergerak. Kami pun akhirnya ketemu salah satu pantai yang ramai di kunjungi warga, Pantai itu ya Putri Serayi, Bahagia rasanya ketemu yang di cari. 

Pantai Putri Serayi Jawai

Pantai Putri Serayi Jawai ini mempunyai Pantai yang sangat panjang dengan pasir yang halus. Namun patut diwaspadai untuk kalian yang kesini membawa anak-anak jangan di biarkan sendirian karena terdapat lokasi yang mana sangat dalam airnya meski dekat bibir pantai, ini terlihat sangat jelas kedalamannya.

Untuk Fasilitas yang ada di Pantai Putri Serayi ini belum banyak yang dapat kita lihat, hanya pantai nan asri saja yang bisa kita nikmati serta terdapat beberapa jualan dari warga sekitar seperti minuman dan makanan ringan. Setidaknya kita tidak akan kelaparan jika pergi ke sini.



Pantai Putri Serayi Jawai

Setelah dari Pantai ini, kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Kalang Bahu di Jawai juga, di tunggu ya di blog ini :) . Artikelnya nanti di buat terpisah dari artikel ini.