Hiburan Di Batas Negara - Festival Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Festival aruk 2018 di sajingan
Festival Aruk Sajingan,Kab.Sambas
PLBN Aruk merupakan batas negara yang menjadi wajah terdepan negara Indonesia di lihat oleh negara lain selain PLBN lainnya. Festival Aruk atau Wonderful Aruk Indonesia menjadi suatu kebanggan akan bangsa Indonesia sendiri, dimana dapat menjadi media promosi untuk daerah PLBN Aruk sendiri untuk negara tetangga seperti Malaysia agar berkunjung ke Indonesia khususnya di Aruk Sajingan.

Wondeful Aruk atau Festival Aruk ini menampilkan artis-artis ibu kota seperti Iyeth Bustami dan Fitri Carlina sebagai tamu yang di tunggu-tunggu menghibur masyakarat. Terdapat juga artis-artis dalam kota untuk meramaikan panggung hiburan di festival aruk.

Mendengar kabar bahwa ada Festival aruk di Sajingan, Kab. Sambas . Aku yang waktu itu ada di singkawang untuk beberapa hari langsung ke esokan harinya pergi ke sambas seorang diri.

Sesampai di sambas aku berhenti dan berniat mengajak teman aku yang ada di desa Sendoya, Mega namanya. Disitulah aku tidak sendirian pergi ke festival itu, bersama Mega aku pergi ke acara Wonderful ini.


Sampai di Aruk kami langsung ke perbatasannya bukan di lapangan yang ada panggung hiburannya. Ini dikarenakan aku belum pernah ke aruk jadi langsung ke lokasi perbatasannya.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Foto di atas itu merupakan Pos pemeriksaan yang ada di Indonesia untuk Keluar ke Negara Malaysia.
Disitulh aku merasa takjub dengan pembangunannya yang begitu megah. 

Dari situ aku mulai berjalan kaki menuju pos berikutnya di mana tempat aku tidak bisa lagi melewatinya yang langsung berbatasan dengan Malaysia.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas

Di pos seperti foto di atas itulah akhir dari langkah aku mengexplore perbatasan aruk, karena tidak boleh melewati batas itu lagi dan aku hanya foto-foto agar ada kenang-kenangan.

Habis dari sini baru aku melanjutkan ke Panggung hiburan yang ada di lapangan PLBN Aruk untuk melihat penampilan artis Iyeth Bustami.

Tidak sampai selesai acara aku putuskan untuk pulang ke Singkawang karena waktunya sudah sore juga. Takut larut malam datang ke singkawang aku langsung mengantar Mega ke Sendoyan dan aku pun pulang sendiri ke kota Singkawang.

Udah dulu cerita tenang kegiatan aku di festival aruk 2018. Mungkin kalian yang pergi juga mempunyai cerita yang berbeda-beda. Boleh komen di komentar untuk hal menarik yang kalian lakukan di Festival aruk.

Perbatasan PLBN Aruk Sajingan Kabupaten Sambas